androidvodic.com

Mesin Partai Koalisi Indonesia Maju Disebut Punya Potensi Bawa Kaesang Menang di Pilkada Jateng - News

News, JAKARTA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep disebut memiliki potensi menang tinggi jika berkompetisi di Pilkada Jawa Tengah 2024. 

Salah satu alasannya yakni dia kemungkinan besar akan mendapatkan dukungan dari partai anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Dosen FISIP Universitas Bung Karno, Faisal Chaniago mengatakan, ada beberapa faktor yang memberikan peluang Kaesang bisa menang di Pilkada Jawa Tengah 2024.

“Jika Kaesang jadi didukung Partai KIM, potensi untuk menang tinggi. Sebab mesin partai yang bekerja cukup banyak. Bukan hanya PSI saja,” katanya kepada wartawan, Minggu (7/7/2024)..

Selain itu, Faisal menilai efek Joko Widodo secara tidak langsung ikut menjadi variabel yang bisa mempengaruhi elektabiltias Kaesang. 

Menurutnya, ini sudah nampak dari hasil survei LSI, yang mana elektabilitas Kaesang mengungguli Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Kaesang memperoleh 15,9 persen, sementara Ahmad mengantongi 12,9 persen.

“Jokowi efek secara tidak langsung pun ikut menjadi varibel yang bisa mempengaruhi elektabilitas Kaesang. Karena tingkat kepuasan publik, termasuk masyarakat Jateng terhadap pemerintah Jokowi cukup baik,” ujarnya.

Kaesang yang merupakan warga Solo, Faisal menjelaskan, memiliki kedekatan budaya dengan warga Jawa Tengah. 

Secara otomatis, dia menambahkan, akan terjadi ikatan psikologi budaya antara masyarakat dan Kaesang.

Dan terakhir, dia menerangkan, Kaesang baru masuk ke politik. Secara rekam jejak, Kaesang tidak memiliki cacat dalam berpolitik.

“Nama Kaesang cukup baik, belum ada cacat politik selama terjun ke dunia politik,” tutupnya.

Kaesang memang santer akan maju di Pilkada Jakarta atau Pilkada Jawa Tengah. Namun, belakangan hasil survei LSI mengklaim popularitas Kaesang menduduki urutan pertama di Jawa Tengah.

Dalam hasil survei bertajuk 'Pilkada di Daerah Kunci: Siapa Unggul di Jawa Tengah?' itu nama Kaesang unggul dalam simulasi 21 nama dan 6 nama kandidat.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat