androidvodic.com

Sepanjang 2022, Kejaksaan Agung Amankan 25 Jaksa Lakukan Penyalahgunaan Kewenangan, Bermain Proyek - News

Laporan Wartawan News, Ashri Fadilla

News, JAKARTA - Kejaksaan Agung mengungkap 25 jaksa terindikasi telah melakukan penyalahgunaan wewenang di sepanjang tahun 2022.

25 jaksa tersebut, Kejaksaan Agung telah melakukan pengamanan melalui Tim Pengamanan Sumber Daya Organisasi (SDO).

"Selama periode Januari sampai dengan Desember 2022, telah melakukan pengamanan terhadap 25 orang jaksa/ pegawai yang terindikasi melakukan penyalah gunaan kewenangan," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Ketut Sumedana dalam keterangan resminya pada Minggu (1/1/2023).

Dari 25 oknum tersebut, mayoritas ditemukan bermain dalam proyek.

Baca juga: Kejaksaan Agung Telah Amankan 173 Buronan Sepanjang 2022, Mayoritas Perkara Korupsi

"11 orang terindikasi dalam intervensi proyek," kata Ketut.

Kemudian sembilan di antaranya terindikasi melakukan pemerasan.

Lalu dua orang terindikasi sebagai jaksa gadungan.

Kemudian masing-masing terdapat satu oknum yang terindikasi dalam perkara tindak pidana umum, penjualan barang bukti, dan benturan kepentingan.

"Satu orang terindikasi dalam perkara tindak pidana umum, satu orang terindikasi dalam penjualan barang bukti, dan satu orang terindikasi dalam benturan kepentingan," ujar Ketut.

Sebagai informasi, Kejaksaan Agung telah menyelesaikan ratusan ribu perkara di sepanjang tahun 2022.

Perkara-perkara itu terdisi dari tindak pidana umum dan khusus.

Jumlah penanganan tindak pidana umum pada jajaran Bidang Tindak Pidana Umum se-Indonesia yang diselesaikan sepanjang tahun 2022 sebagai berikut:

• Pra penuntutan sebanyak 160.076 perkara;
• Penuntutan sebanyak 117.855 perkara;
• Upaya hukum sebanyak 6.489 perkara; dan
• Eksekusi sebanyak 68.482 perkara.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat