androidvodic.com

Kuasa Hukum Pegi Sebut Polda Jabar Lakukan Kesalahan Fatal, Yakin Praperadilan Bakal Menang - News

News - Imanullah, tim kuasa hukum Pegi Setiawan tersangka kasus pembunuhan Vina menganggap bahwa penyidik Polda Jawa Barat (Jabar) melakukan kesalahan yang fatal dalam mengusut kasus 2016 silam ini. 

Menurutnya, penyidik bertindak tidak sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan undang-undang. 

"Sangat fatal ini, prosedur yang tidak dilakukan oleh penyidik," ujar Imanullah di Cirebon, Minggu (7/7/2024).

"Kesalahan besar itu salah satunya penyidik tidak menggunakan SOP (Standar Operasional Prosedur) dalam mencari kebenaran dalam kasus ini, tidak menggunakan Pasal 184 KUHAP yang mana SOP seperti saat memanggil tersangka, penahanan, penangkapan dan penyitaan banyak sekali yang dilanggar," jelasnya. 

Imanullah meyakini bahwa Pegi tidak bersalah dalam kasus ini. 

Menurutnya, kepolisian salah membidik tersangka. 

"Bahwa yang ditangkap penyidik ini adalah Pegi Setiawan bukan Pegi Perong, bukan Pegi yang dimaksud penyidik. Klien kami adalah Pegi Setiawan yang tidak memiliki masalah hukum apapun," tuturnya. 

Imanullah pun berharap penyidik bisa bekerja secara lebih profesional dalam mengusut perkara ini. 

Terkait sidang putusan praperadilan yang akan digelar esok Senin (8/7/2024), Imanullah pun meyakini bahwa pihaknya akan menang dan status tersangka pada Pegi bisa gugur. 

"Dalam kesimpulan kami membuat 11 poin analisa hukum yang InsyaAllah menjadi pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara besok," ucapnya. 

Sementara itu, hakim tunggal Eman Sulaeman telah berjanji bakal memberikan putusan yang terbaik.

Baca juga: 5 Fakta Jelang Putusan Praperadilan Pegi: Kuasa Hukum Yakin Menang, Hakim Ungkap Janji

"Dari awal saya katakan saya tidak punya kepentingan dalam perkara ini," kata Eman di persidangan, Jumat (5/7/2024). 

Ia pun mengaku tidak mendapat tekanan dari manapun.

Seandainya Eman dapat tekanan pun, ia berjanji bakal mengabaikannya.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat