androidvodic.com

UICI Akan Kembangkan Metode Digital Integrated Learning System - News

News, Jakarta - Sebagai perguruan tinggi yang masih baru, UICI mengusung brand Start Up Digital University.

UICI akan mengembangkan sistem pendidikan dengan metode Digital Integrated Learning System (DILS).

Metode ini akan mengintegrasikan Learning Management System (LMS) yang saat ini populer di Indonesia dengan Digital Simulator Teaching Learning System (DSTLS), dan didukung oleh teknologi Virtual Reality (VR), dan Augmented Reality (AR).

Rektor UICI Prof. Laode M. Kamaludin mengatakan hal itu pada Soft launching sekaligus menandai kesiapan perguruan tinggi yang berdiri pada 30 Desember 2020 itu dalam menyongsong tahun akademik 2021/2022, Minggu (11/7).

Karena itu kata Laode, Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) siap menerima mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022.

Baca juga: Luncurkan Program Pendidikan Setara Diploma, Kemenperin Siap Ciptakan SDM Mekanik dan Alat Berat

Untuk program studi yang dapat dipilih adalah Bisnis Digital, Sains Data, Komunikasi Digital, dan Teknik Informatika. Untuk pendaftaran, calon mahasiswa baru bisa mengunjungi laman pendaftaran pmb.uici.id.

Rektor UICI Prof. Laode M. Kamaludin dalam sambutannya memperkenalkan jajaran Wakil Rektor UICI yang terdiri dari tiga orang.

Ia memperkenalkan Wakil Rektor bidang Akademik, Riset dan Pengembangan, serta Digital Advancement yang dipegang oleh Prof. Jaswar Koto.

Sementara untuk Wakil Rektor bidang Administrasi Digital, Keuangan, dan Sumberdaya Insani dipegang oleh Lely Pelitasari Soebekty, SP, ME.

Selanjutnya Wakil Rektor bidang Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemahasiswaan dipegang oleh Prof. Dr. Drs. Achmad Syahid, M.Ag.

Selain soft launching, digelar juga kuliah umum dengan tema "Digitalisasi Pendidikan Menyongsong Era Society 5.0”.

Hadir sebagai pembicara dalam kuliah umum adalah Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Arif Satria dan Wakil Rektor UICI Prof. Jaswar Koto. (*)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat