androidvodic.com

Mulai Puncak Arus Mudik Lebaran 2024, Jumlah Penumpang Angkutan Umum Tembus 1 Juta Orang - News

Laporan Wartawan News, Dennis Destryawan

News, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat pergerakan penumpang angkutan umum pada H-5 jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah atau Lebaran 2024, mencapai 1.009.031 orang.

 Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menerangkan, angka tersebut naik 26,37 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun 2023 sebesar 798.466 orang dan naik 101,5 persen dibandingkan pergerakan normal harian.

"Jumlah penumpang tertinggi pada H-5 kemarin terjadi di angkutan penyeberangan, yakni sebanyak 303.912 penumpang. Persentasenya mencapai 30,12 persen dari total jumlah penumpang angkutan umum di semua moda," ujarnya di Jakarta, Sabtu (6/4/2024).

Baca juga: Kendaraan Menumpuk di Rest Area KM 86 Tol Cipali, Petugas Sampai Gunakan Pengeras Suara

Secara rinci, jumlah penumpang angkutan umum per moda transportasi pada H-5 Lebaran 2024 yakni:

  • Angkutan jalan sebanyak 174.957 penumpang. Jumlah ini naik sebanyak 9,22 persen  dibandingkan tahun lalu 160.181 penumpang, serta naik  71,81 dibanding pergerakan normal harian.
  • Angkutan penyeberangan sebanyak 303.912 penumpang. Jumlah ini meningkat 45,08 v dibandingkan tahun lalu 209.477 penumpang, serta naik 1.158 persen  dibanding pergerakan normal harian.
  • Angkutan udara sebanyak 271.355 penumpang. Jumlah ini meningkat sebanyak 17,84 persen  jika dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yaitu sebesar 230.271 penumpang, serta naik 68,33 persen dibanding pergerakan normal harian.
  • Angkutan laut sebanyak 76.147 penumpang. Jumlah ini meningkat 5,78 persen  dibandingkan tahun lalu 71.986 penumpang, serta naik 0,93 persen dibanding pergerakan normal harian.
  • Angkutan kereta api sebanyak 182.660 penumpang. Jumlah ini meningkat 44,34 persen  dibandingkan tahun lalu 126.551 penumpang, serta naik 23,59 persen dibanding pergerakan normal harian.

Baca juga: Perhatian! Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Ciwandan Terjadi Mulai Malam Ini

“Peningkatan jumlah penumpang terjadi di seluruh moda transportasi jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya,” tutur Adita.

Kemudian untuk angkutan pribadi, berdasarkan data pada H-5 kemarin, jumlah mobil yang keluar dan masuk Jabodetabek melalui jalan tol Jasamarga tercatat sebanyak 528.423 kendaraan dan  2.642.115 orang.

Angka tersebut meningkat 1.014 persen dibandingkan dengan periode normal harian pada 2024, sedangkan dibandingkan dengan tahun 2023 terjadi penurunan sebesar 30,23 persen yakni sebesar 757.390 kendaraan dan 3.786.950 orang. Adapun rinciannya sebagai berikut:

  • Mobil yang keluar Jabodetabek melalui jalan tol Jasamarga sebanyak 333.357 kendaraan dan 1.666.785 orang. Jumlah ini menurun 19,81 persen  dibanding dengan tahun lalu yaitu sebanyak 415.706 kendaraan dan 2.078.530 orang, sedangkan jika dibandingkan dengan periode normal harian jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 1.217,55 persen.
  • Mobil yang masuk Jabodetabek melalui jalan tol Jasamarga sebanyak 195.066 kendaraan dan 975.330 orang. Jumlah ini menurun 42,91 persen  dibanding dengan tahun lalu yaitu sebanyak 341.684 kendaraan dan 1.708.420 orang, sedangkan jika dibandingkan dengan periode normal harian jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 782,90 persen.
ILUSTRASI - Penumpang KA Matarmaja baru turun di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Minggu (2/7/2017).
ILUSTRASI - Penumpang KA Matarmaja baru turun di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Minggu (2/7/2017). (WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN)

Sedangkan pergerakan orang yang menggunakan mobil keluar dan masuk melalui jalur arteri sebanyak 408.318 kendaraan dan 2.041.590 orang. Jumlah ini meningkat 930,5 persen dibandingkan dengan periode normal harian pada 2024, sedangkan dibandingkan dengan tahun 2023 mengalami penurunan sebesar 24,09 persen yakni sebesar 537.918 kendaraan dan 2.689.590 orang. Adapun rinciannya sebagai berikut:

  • Mobil yang keluar Jabodetabek melalui jalan arteri sebanyak 212.659 kendaraan dan 1.063.295 orang. Jumlah ini menurun 14,43 persen dibanding dengan tahun lalu yaitu sebanyak 248.525 kendaraan dan 1.242.625 orang, sedangkan jika dibandingkan dengan periode normal harian jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 1.054,21 persen.
  • Mobil yang masuk Jabodetabek melalui jalan arteri sebanyak 195.659 kendaraan dan 978.295 orang. Jumlah ini menurun 32,39 persen dibanding dengan tahun lalu yaitu sebanyak 289.393 kendaraan dan 1.446.965 orang, sedangkan jika dibandingkan dengan periode normal harian jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 822,98 persen.

Baca juga: Diskon Tarif Tol 20 Persen Masih Berlaku Hari Ini Sampai Besok, Golongan I Hanya Bayar Rp 320 Ribu

Untuk pergerakan orang yang menggunakan sepeda motor keluar dan masuk Jabodetabek, pada H-5 tercatat sebanyak 1.418.860 kendaraan dan 2.837.720 orang. Angka tersebut meningkat 301,69 persen dibandingkan dengan periode normal harian di tahun 2024. Adapun rinciannya sebagai berikut:

  • Motor yang keluar Jabodetabek sebanyak 753.487 kendaraan dan 1.506.974 orang. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 355,86 persen dibandingkan dengan periode normal harian di tahun 2024, sedangkan jika dibandingkan dengan tahun 2023 mengalami penurunan sebesar 14,76 persen yaitu sebanyak 883.974 kendaraan dan 1.767.948 orang
  • Motor yang masuk Jabodetabek sebanyak 665.373 kendaraan dan 1.330.746 orang. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 254,05 persen dibandingkan dengan periode normal harian di tahun 2024, sedangkan jika dibandingkan dengan tahun 2023 mengalami penurunan sebesar 28,43 persen yaitu sebanyak 929.685 kendaraan dan 1.859.370 orang.

“Kemenhub juga mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi adanya potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Indonesia,” ujar Adita.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat